Selasa, 30 November 2010

Soto Betawi from Umar Idris

A decent one you try is Soto Betawi Idris Umar. Not hard to see this one shop. From the intersection Slipi, this shop is on the right, about 100 meters away from Hotel Santika.
It must be met, because ngejreng green banners bearing the name of this shop looks classy. So do not worry you will either get into stall betawi other.

As like the store, looks really simple. Just like the shop betawi most, there is no striking ornament. That there is a line of six long dining table, each surrounded by six seats.

Indeed, there is no waiter also welcome. So, if you come here, visitors are immediately stormed the table in the corner shop. There lay a variety of fried foods: beef, offal, tripe, as well as lung.
Finished selecting, the waiter would swiftly cut up the contents of soup options. Something wrong with the action, a moment later, the waiter will pour the contents of soup with a hot white sauce. Coupled with fried onions, celery, chips, and lemon juice.

Well ..., the aroma of soup wafted directly piercing the nerve of taste, making the buyer could not wait to eat it.

Unlike most soup betawi, Idris Omar Soto nil pieces of potato and tomato, lo. In fact, the sauce is not too thick. "This is what differentiates us from most betawi shop," said Budi Hanurawanto, the son of Umar Idris, who became the successor to the business. Understandably, though carrying the name betawi soto, family Umar Tegal true original. As a result, "We are combining a sense of betawi with dry," said Budi.

Even so, the flavor may be pitted. Watery sauce that does not reduce the savory taste that remains in the oral cavity. Blend of coconut milk and the milk in the right dose not even make gravy taste nauseated.

The more complete enjoyment while chewing a piece of meat. Tender and tasty! As a complementary flavor, you can add or meatball tempeh crisps are available at the dinner table. Crispy tempeh chips will make you not stop shaking the tongue to reaffirm a bowl of soup and a plate of white rice.

If you do not like beef or jeroannya snack, you can menjumput follows ati chicken gizzard as a replacement option. Shredded chicken meat is also tender and tasty. No less with the pieces of meat.

* Open from morning to morning again
Every day, the shop is officially open starting at 8 am. Budi almost opened the shop all day. He had closed shop during the morning pick up, or about 4 am the next day. Hence, the father of two children recently adopted system of alternating shift work alias for the 7 employees. "Half the entrance in the morning until the afternoon. The rest of the night until morning, "beber Budi.

However, at most shops are busy at lunch, which began at 11.00 to 14.00 noon. Many employees at the surrounding Slipi, Petamburan, Tanah Abang and invaded her bar. Meanwhile, the night before or at 19.00 till 20:00, the store was also busy. "Many employees stopped by before going home," said Budi.
When the night until early morning, the store becomes subscription people who like literate until dawn.

Budi not worry about going short supply of meat or offal is a mainstay wares. Suppliers in the number Tanah Abang ready to meet the needs of the store. "Materials are guaranteed fresh and choice, lo," he said promote.
Blow of the crisis is felt in fact participate Budi. "There are about 30% decline in visitors," said Budi who do not want to mention the number of visitors. To be sure, throughout the day, Budi insists beef up to 30 kg. Daily turnover that went into the pockets Budi approximately USD 4 million to $ 5 million.

If cut with production costs Rp 2.5 million per day, the money went into the pockets Budi live Rp 1.5 million to Rp 2.5 million. "That's not including salaries for employees, lo," Budi said hurriedly.
Banderolan little turnover because the menu prices at the shop is quite cheap. A piece of meat the size of two thumb fingers USD 2,000. Even so with the innards. A complete package with only rice for Rp 13,000.
Unfortunately, with unlimited open time, Budi only provides a menu: soup betawi. Drink was not much choice. There was only tea and oranges. After all, this shop has survived to 40 years!

ADDRESS 'Soto UMAR IDRIS':
Jl. KS Tubun 15 B Jakarta Pusat
Ph: 021-5367982

Source: umar idris-weekend.kontan.co.id

See also:
Wine
Sate

Dim Sum Enak yang Membuat Hoki

Kalau kenal Dim Sum hanya bakpao, hakau dan siomai, berarti kini saatnya Anda menggali ilmu baru. Beragam variasi Dim Sum baru dari Hong Kong dan Shanghai bakal dibeberkan rahasia pembuatannya oleh sang chef. Anda berpraktek langsung dengan bimbingan sang Dim Sum chef, dan menggali dapat ilmu sebanyak mungkin. Kami hanya menyediakan 20 (dua puluh) tempat untuk pencinta Dim Sum sejati!!!

Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari Cina Selatan dan populer di HongKong ini memang mengalami perkembangan yang dahsyat. Kini, dengan mudah kita sarapan Dim Sum baik dari kelas kaki lima sampai kelas resto khusus. Beragam Dim Sum juga ditawarkan dalam berbagai harga. Nah, jika Anda berniat memulai usaha baru dan berharap mendapatkan bisnis baru yang menjanjikan, Dim Sum bisa jadi pilihan. Mengingat penggemar Dim Sum pun makin lama makin luas dan banyak. Seperti tahun silam, tahun ini kami juga memilihkan materi cooking class dengan pilihan varian Dim Sum yang lebih beragam. Mulai dari Dim Sum yang dikukus, digoreng hingga yang dimatangkan dengan sedikit minyak (pan fried). Chef Lauw Pak Wai dari Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, bersedia meluangkan waktu untuk membeberkan rahasia pembuatan Dim Sum yang enak, cantik dan tidak terlalu berlemak. Dim Sum jenis inilah yang digemari oleh banyak orang di dunia saat ini.

Secara khusus sang Dim Sum chef, memilihkan 5 (lima) jenis Dim Sum yaitu : Mixed Vegetable Dumpling, Fish Dumpling serta Minced Beef Dumpling. Tiga jenis dumpling ini memiliki bentuk yang unik dan cara pembuatan yang menarik. Bukan hanya itu isian dumpling pun memiliki variasi yang lebih menyehatkan. Kecuali dikukus juga memakai bahan sayuran dan ikan. Untuk 2 Dim Sum yang lain; Chicken Shrimp Dumpling yang dimatangkan dengan sedikit minyak dan Sesame Seed Seafood Roll yang renyah dan gurih karena digoreng. Kedua Dim Sum unik ini juga bakal menggoyang lidah karena lezatnya.

Cooking class ini memerlukan ketelitian maka kelas akan diadakan dengan sistem hands on alias praktek langsung. Karena itu pula kami hanya membuka 20 (dua puluh) tempat untuk mereka yang benar-benar berminat. Setelah berpraktek membuat dim sum, seperti biasa, acara akan ditutup dengan makan siang bermenu komplet dan bisa mencicipi makanan sepuas hati termasuk aneka sajian BBQ khas Cina.

Ada baiknya, catat dahulu waktunya agar Anda bisa mengatur; Sabtu, 26 Januari 2008, pukul 09.30-14.00 WIB, di Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, lantai 1, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Agar tak kehabisan tiket, segera saja daftarkan diri Anda di sini! Kami hanya akan memberikan tempat bagi mereka yang benar-benar berminat. Karena itu setelah pendafaran, mohon segera membereskan urusan administrasi! (ely/Odi)

Sumber : Odilia Winneke - detikFood

Lihat juga:
Burger King
Sushi

Ice cream dan Karakter Diri


Anda suka Ice cream rasa apa? Tidak sekadar enak, tapi rasa favorit dapat menunjukkan karakter Anda.

* Ice cream cokelats
Pecinta ice cream rasa cokelat digambarkan sebagai pribadi yang hati-hati, pemalu, dan santai. Mereka adalah pendengar yang baik, sehingga ia dapat menjadi teman yang diandalkan saat Anda punya masalah.
Minatnya tertuju pada seni, rock indie, penonton TV dan film kelas kakap.

* Ice cream Vanila
Penggemar ice cream vanila merupakan pribadi yang berani ambil resiko dan bermotivasi tinggi di tempat kerja. Mereka berselera klasik, seperti mendengar musik klasik, dan menonton film dokumenter. Mereka juga tidak mudah berpaling ke sesuatu yang trendi, punya pendirian.

* Ice cream Strawberry
Anda yang menggilai ice cream strawberry adalah seorang pemalu dan setia. Jika diterjemahkan dalam lingkungan kerja, Anda adalah karyawan yang berdedikasi dan bekerja serius. Anda juga ambisius, menerapkan standar tinggi, dan menjaga hubungan yang sehat dengan atasan.

Saat santai, strawberry lovers menikmati berselancar di dunia maya, mendengar music R&B, juga hip hop.
Jika Anda suka semua rasa? Silahkan Anda pilih karakter yang paling mendekati. (iVillage/Foto Ist)

Sumber : astaga.com

Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally

makan Steak di Banjarmasin

Steak, menyebut masakan satu ini pasti yang terbayang adalah lezatnya daging panggang. Nah, bagi Anda penyuka steak, Aroma Steak adalah pilihan tepat menikmati steak di Banjarmasin.

Aneka menu steak dengan rasa dan aroma yang khas, dapat Anda pesan di tempat makan berlokasi di Jalan Haryono MT Banjarmasin, Kalsel. Menempati lokasi ini sejak 1 November 2010, sebelumnya di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi.

Di sini, tersedia sirloin steak, tenderloin steak, T-bone steak yakni tulang berbentuk 'T' yang dikelilingi daging di kedua sisinya, serta lamp chop (kambing) steak. Anda juga bisa memilih daging sapi lokal dari Surabaya atau impor dari New Zealand, namun kedua-duanya sama-sama berkualitas.

Apalagi begitu memasuki lokasi, Anda bakal langsung mencium lezatnya aroma steak. Dapurnya yang berkonsep terbuka, membuat Anda bisa menyaksikan langsung bagaimana steak pesanan Anda dimasak.

Cara memasak steak pun bisa dipilih, dengan chef yang khusus didatangkan dari Bali. Rare bagi yang menginginkan sebagian besar daging masih berwarna merah, atau medium bila suka bagian tengah masih berwarna merah dan sisinya berwarna merah muda. Namun bagi yang suka tidak memiliki warna merah, well done yang dipilih.

Memasaknya juga tidak menggunakan frypan (wajan), melainkan steak langsung digrill atau dibakar dengan arang, kemudian disiram dengan saus unggulan yang sebagian bahannya impor. Justru dengan cara ini, yang membuat aromanya begitu menggugah selera.

"Karena aromanya, itulah yang menginspirasi sehingga tempat makan ini diberi nama Aroma," beber owner Aroma Steak, Thomas Njo.

Menyantap steak, makin nikmat ditemani kentang goreng dan aneka sayur terdiri dari jagung pipilan, buncis, wortel, kembang kol, dan kacang kapri yang dimasak secara khusus dan menghasilkan rasa yang gurih. Namun bagi Anda yang kalau makan tidak lengkap tanpa nasi, juga tersedia nasi putih.

"Steak sudah menjadi makanan populer. Jika dulunya premium dan adanya di hotel, sekarang kita menyasar kelas menengah dan bawah, dan di Banjarmasin penikmatnya sangat antusias," ungkap Thomas.

Selain daging, pilihan steak juga tersedia lamb chop (kambing), sosis, ayam, hingga fillet ikan. Khusus fish steak, bahan bakunya ikan kakap, namun ke depan akan berbahan ikan dori yang didatangkan dari Vietnam. Variasi steak ini, membuatnya bisa dinikmati siapa saja.

Suasana tempat makan juga menyenangkan dan familiar laiknya di rumah sendiri. Di ruangannya yang luas, udara bebas keluar masuk sehingga menyegarkan di tengah cuaca siang hari yang panas.

Tetapi kalau Anda ingin bersantap cukup di rumah atau di kantor, Anda bisa menggunakan delivery service. Tinggal pesan ke nomor 081236474411 dengan Dyah, dan langsung diantar. Kualitasnya pun terjamin, selain masih fresh dan hot sampai ke tangan pemesan, juga tidak tercemar. Sebelum dikemas dalam wadah berbahan gabus, terlebih dahulu dibungkus dengan aluminium foil.

Tidak mengherankan, bila penikmatnya tak hanya orang lokal juga para turis mancanegara di antaranya dari negara tempat steak berasal. Uniknya, warga asal Belgia, Austria, Afrika Selatan hingga Australia yang sedang tugas atau berwisata ke Kalsel tersebut begitu menikmati steak racikan dari Aroma Steak.

Soal harga, juga tidak perlu khawatir karena steak dibanderol dengan harga tidak menguras kantong. Hanya dengan Rp 25 ribu, Anda sudah bisa menikmati sirloin steak lokal.

Tunggu apa lagi, segera saja menyambangi atau pesan menu favorit Anda ke Aroma Steak Jalan Haryono MT, Banjarmasin. (hay/*)

Sumber : Eka D-BANJARMASINPOST.CO.ID

Lihat juga:
Dim Sum

Senin, 29 November 2010

History of Nare Zushi

The original type of Sushi, classified today as nare-zushi (馴れ寿司, 熟寿司), first developed somewhere in Southeast Asia, disseminating to Japan. Fish was salted and wrapped in fermented rice, a traditional lacto-fermented rice dish. Nare-zushi was made of this gutted fish stored in fermented rice for preservation. Nare-zushi was stored for fermentation for a few months then removed. The fermented rice was discarded and fish was the only part consumed. This early Sushi became a great source of protein.

The Japanese preferred to eat the fish with the rice, known as namanare or namanari (生成, なまなれ, なまなり). During the Muromachi period namanare was the most popular type of sushi. Namanare was partly raw fish wrapped in rice, consumed fresh, before it lost its flavor. This new way of consuming fish was no longer a form of preservation but rather a new dish in Japanese cuisine.

During the Edo era (the early modern period, 1603 to 1868 in Japan), a third type of Sushi was introduced, haya-zushi (早寿司, 早ずし). Haya-zushi was assembled so that both rice and fish could be consumed at the same time, and the dish became unique to Japanese culture. It was the first time that rice was not being used for fermentation. Rice was now mixed with vinegar. Fish, vegetables and dried preserved foods would be added. This type of sushi is still very popular today. Each region utilizes local flavors to produce a variety of Sushi that has been passed down for many generations.

When Tokyo was still being called Edo, at the beginning of the 19th century, mobile food stalls became the dominant food service. During this period nigiri-zushi (握り寿司) was introduced. Nigiri-zushi is the most common type of sushi in the todays Sushi restaurants. It is an oblong mound of rice with a slice of fish draped over it. After the Great Kanto earthquake in 1923, nigiri- Sushi chefs lost their jobs and spread throughout Japan and popularised the dish throughout the country.

Today the Sushi dish internationally known as "Sushi" (nigirizushi; Kantō variety) is a fast food invented by Hanaya Yohei (華屋与兵衛; 1799 - 1858) at the end of Edo period in today's Tokyo (Edo). People in Tokyo were living in haste even a hundred years ago. The nigirizushi invented by Hanaya was not fermented and could be eaten using the fingers or chopsticks. It was an early form of fast food that could be eaten at a road side or in the theater.

Funazushi
Funazushi is a rare type of nare-zushi still prepared near lake Biwa, Shiga Prefecture. Eighteen generations of the Kitamura family have been preparing the dish (with eggs intact) at Kitashina since 1619.

Fresh funa (crucian carp from the lake) are scaled and gutted through their gills keeping the body (and often the eggs) of the fish intact. The fish are then packed with salt and aged for a year before being repacked annually in rice for up to four years. The resulting fermented fish may be served sliced thin or used as an ingredient in other dishes.

Source : en.wikipedia


See also:
Dim Sum
Soto

Enaknya Sate Jepang

Sate termasuk salah satu makanan paling populer di Indonesia. Banyak daerah di Nusantara ini memiliki menu sate. Oleh karena itu Anda mengenal sate padang, sate madura, sate banjar, sate betawi, sate maranggi, sate blora, sate ponorogo, dan lain sebagainya. Jenis dagingnya pun beragam, dari ayam hingga penyu, dari kerang hingga torpedo. Sajian tersebut dapat Anda peroleh dengan mudah, dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah.

Namun pernahkah Anda mendengar tentang sate Jepang? Sate Jepang yang juga disebut yakitori, tidak jauh berbeda dengan sate yang ada di Indonesia. Cara memasaknya juga dengan cara dibakar, dengan beraneka macam daging, tak beda dengan sate khas Indonesia.

Meskipun banyak memiliki kesamaan, perbedaan antara sate khas Indonesia dan yakitori juga cukup mencolok. Makanan di Jepang umumnya diolah dengan cara dan bahan yang sehat. Hal ini juga diterapkan dalam pembuatan yakitori. Jika sate yang biasa kita kenal adalah sate yang banyak mengandung kecap dan minyak, yakitori tidak banyak mengandung minyak dan lebih mengutamakan penggunaan garam.

Bahan dasar yakitori sendiri adalah ayam, sesuai makna kata tori yang artinya ayam. Semua bagian dari ayam, seperti paha, kulit, hati, dan lain sebagainya, bisa digunakan untuk yakitori. Di Jepang, sate ayam ini lalu dibakar di atas arang kayu. Kualitas arang kayu ini menentukan cita rasa satenya. Arang kayu yang keras dan aromatik menghasilkan sate yang lebih lezat, daripada arang kayu yang lebih murah, atau yang dipanggang di atas kompor gas dan pemanggang elektrik. Sebagian penjual yakitori menggunakan ayam buras (jidori), yang lebih alot daripada ayam biasa, tetapi lebih punya cita rasa.

Di negara asalnya, yakitori populer di kalangan pekerja kantoran kelas menengah sebagai jajanan sepulang kantor dalam perjalanan ke stasiun kereta. Yakitori banyak dijual di yakitori-ya, (restoran atau stan-stan makanan di pinggir jalan). Kerap kali selain dicelup dengan saus barbeque (sebelum dipanggang), daging ayam tersebut juga disiram dengan bir dingin. Wow... seperti apa, ya rasanya? Mereka mengakhiri hidangan tersebut dengan menenggak sake.

Sumber : Eka.D kompas.com - banjarmasinpost.co.id

Lihat juga:
Burger King
Wine

Ice cream terbuat dari Kedelai

Siapa sih yang tidak suka dengan Ice cream? Selain rasanya yang manis dan dingin, ice cream juga bisa membangkitkan mood jadi lebih baik loh. Kalau biasanya ice cream terbuat dari susu sapi, nah kali ini ice cream terbuat dari kedelai? Seperti apa ya rasanya?

Tidak pernah ada yang menolak jika ditawarkan dengan semangkuk ice cream, minuman dingin yang terbuat dari susu sapi dengan varian rasa ini banyak sekali penggenarnya baik tua maupun muda. Tapi apa jadinya jika ice cream ini terbuat dari kedelai? Hmm..awalnya saya sempat ragu, apakah rasa ice cream ini akan sama dengan rasa ice cream yang berbahan dasar susu sapi.

Setelah dicoba ternyata rasanya cukup enak loh! Susu sapi yang menjadi bahan utama digantikan dengan susu kedelai. Proses pembuatannya masih tetap sama hanya bahan utamanya saja yang berbeda. Tapi menurut si pengelola, ada sedikit keterbatasan. Ice cream dari susu kedelai ini hanya bisa dibuat menjadi tiga varian rasa saja, yaitu vanilla, strawberry dan juga cokelat.

Rasa yang lain masih dalam proses pencarian. Tekstur ice cream - nya sendiri cukup lembut tidak jauh berbeda dengan ice cream pada umumnya, tapi buat saya ice cream dari susu kedelai ini hampir mirip dengan es puter. Dan kalau di rasakan betul-betul aroma dan rasa kedelainya masih cukup terasa.

Tapi tidak mengecewakan. Ice cream susu kedelai atau banyak yang menyebutnya dengan istilah ice cream tahu ini bisa di jumpai di Warung Tahu yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain itu, ice cream kedelai ini cocok buat mereka yang alergi susu sapi terutama anak-anak, juga buat mereka yang harus berdiet lemak. Bisa tetap makan ice cream, tapi tetap sehat. (eka/Odi)

Sumber : Eka Septia - detikFood

Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa

Enaknya Soto Bebek

Bosan dengan Soto ayam, tidak salahnya mencoba menu baru lainnya. Mungkin soto bebek bisa menjadi menu baru yang wajib untuk disantap.
Jika belum dan penasaran, datang saja ke Sentra Kuliner Indrapura di Jalan Indrapura, Surabaya. Dari puluhan stan yang ada, langsung saja menuju ke Soto Bebek Kwek yang dikelola pasutri Muafi dan Sufriyah.

Soto bebek ini dihidangkan terpisah dalam 3 wadah. Sebuah mangkuk berisi soto, sebuah piring berisi lontong dan sebuah cobek berisi jeruk nipis dan irisan cabai. Dari penampilannya, soto bebek tersebut sekilas mirip dengan kare kuahnya keruh berwarna oranye, berbeda dengan kuah soto kebanyakan yang berwarna kuning bening.

Setelah disantap, hmmmmm...perasaan amis dan alot dari daging bebek akan sirna seketika. Dagingnya sungguh empuk dan sama sekali tidak ada rasa amis. Bumbu rempahnya sungguh segar menyeruak di
dinding mulut.

Rasa pedas dari irisan cabe sangat halus dan sungguh nikmat, merata mengimbangi gurihnya kaldu soto. Lontong di piring pasti akan tandas dalam sekejap. Sesuai tradisi, lontong memang direkomendasikan disantap bersama soto bebek, tentunya selain nasi yang juga disediakan. Satu porsi soto bebek dihargai Rp 10 ribu. Jika ingin menambah jeroan, tambah juga uang Rp 7.500.

Muafi sedikit berbagi rahasia resep soto bebeknya. Secara umum, bumbu soto bebek sama seperti soto pada umumnya. Yang membedakan adalah kaldunya. Kaldu itu sendiri merupakan resep turun temurun dari nenek dari pihak keluarga istrinya, Sufriyah. Resep tersebut sempat mati 15 tahun sebelum dihidupkan kembali oleh Sufriyah. Dahulu, di Bangkalan, Madura, nenek Sufriyah sempat membuka warung soto bebek.

Karena tidak ada yang melanjutkan usaha tersebut ditambah usia nenek yang sudah lanjut, maka warung tersebut tutup. Melihat ada peluang usaha, Muafi langsung menyewa sebuah stand di sentra Kuliner Indrapura.

Bersama istrinya,bapak 3 anak itu mencoba menghidupkan kembali soto bebek. Menurut survei yang dilakukan Muafi, belum ada soto bebek di Surabaya, bahkan Jatim. Jikapun ada, resep dan bumbunya pasti berbeda.

"Ini dulu resep dari nenek istri saya. Sekarang saya lanjutkan lagi," ungkapnya saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Senin (25/10/2010). (iwd/wln)

Sumber : Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Lihat juga:
Dim Sum

Minggu, 28 November 2010

2 Jenis Minuman Wine

Wine memiliki dua jenis utama, yaitu anggur merah (red wine) dan anggur putih (white wine). Kedua jenis wine berasal dari jenis anggur yang digunakan. Warna wine tidak seperti warna jus anggur yang terlihat lebih bening. Kualitas warna minuman wine juga ditentukan beberapa hal lainnya.

Fermentasi menentukan warna wine. Walaupun red wine berasal dari anggur merah, warna merah wine diperoleh dari proses yang disebut perendaman (maceration). Red wine berasal dari anggur merah atau anggur hitam. Ratusan jenis buah anggur menghasilkan jenis minuman wine yang berbeda pula.

Jenis buah anggur sangat mempengaruhi rasa wine yang dihasilkan. White wine dapat difermentasi dari jenis anggur berwarna, dari anggur yang berwarna gelap hingga yang berwarna merah muda.

Salah satu jenis wine yang paling terkenal adalah cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon berasal dari wilayah Bordeaux, Prancis yang menghasilkan anggur merah. Red wine lain yang juga terkenal adalah Merlot wine.

Ada beberapa jenis wine dengan rasa cokelat dan cherry. Wine Grenache menjadi jenis anggur merah yang terkenal lainnya dari wilayah Burgundy Prancis. Grenache memiliki bahan dasar raspberries, mint dan cherry hitam. Jenis wine lain yang terkenal adalah Zinfandel yang dibuat di Eropa namun sebagian besar tanamannya tumbuh di wilayah California, Anerika Serikat.

Jenis white wine yang terkenal adalah Chardonnay. Wine ini mengandung vanila dan sedikit campuran buah. California menghasilkan jenis white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs merupakan alternatif yang lebih murah dari Chardonnay. Chenin Blancs mengandung apel dan rempah-rempah lainnya. Jenis white wine lain adalah Pinot Gris. Pinot Gris berasal dari Oregon dan kaya aroma rempah-rempah. White wine Riesling berasal dari Jerman memiliki aroma buah.

White wine Zinfandel, merupakan jenis wine dengan rasa manis dari California. White Zinfandel diproses dari anggur merah Zinfandel yang dikupas kulitnya.

Sumber : Petti Lubis,Anda Nurlaila - vivanews.com

Lihat juga:
Sushi
Dim Sum

Resep Membuat Sate Jamur

Resep dan bahan-bahan untuk membuat Sate Jamur, diantaranya adalah :

Bahan:
500 gr jamur kancing/ jamur merang, potong 2
½ gelas air asam jawa
2 sdm kecap manis
2 lbr daun jeruk
¼ sdt garam
3 sdm minyak goreng
tusuk sate secukupnya

Bumbu halus:
1 ruas jari lengkuas
1 ruas jari jahe
50 gr kemiri
2 siung bawang putih
5 btr bawang merah
2 sdm gula merah

Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, air asam, kecap manis, daun jeruk dan garam, aduk rata. Masak sampai harum dan matang.
2. Masukkan jamur, masak sampai jamur layu. Angkat.
3. Tusukkan 4-5 jamur pada tusuk sate, lalu bakar hingga kering. Angkat dan sajikan hangat.

Sumber : Rumah Jamur, Jl. Raya Lembang No. 155 Bandung Barat, (022-70870888) - Dahrani Putri-female.kompas.com

Lihat juga:
Steak
Hanamasa

Ice cream di Toko Coromoto

Anda mungkin membayangkan toko yang menjual Ice cream dengan jenis rasa terbanyak di dunia berada di Italia atau di Amerika Serikat, tetapi ternyata ada di Merida, sebuah kota di Venezuela. Namanya, toko Coromoto.

Lampu neon di luar yang bertuliskan "Guinness Book of Records" berwarna pink menjadi salah satu tanda unik dari toko tersebut, namun begitu membuka pintunya semakin jelas ini toko yang lain dari yang lain.

Di dalam terdapat kulkas berisi ice cream berwarna cerah dan terlihat menggiurkan untuk disantap. Rasa ice cream yang dijual seperti cabe, tomat, bawang, jamur dalam anggur, bawang putih dan krim kepiting.

Coromoto didirikan tahun 1980 oleh seorang pendatang asal Portugal, Manuel da Silva Oliveira. Pemiliknya tidak sering muncul dan kini toko itu dikelola oleh Jose Ramirez.


Sesuai musim
Jose memang jelas terlihat seperti manager sebuah toko ice cream. Laki-laki ramah berusia 40 tahunan itu ketika ditemui mengenakan kaos berwarna putih dan ungu, dan kumis hitam. "Oliveira lelah bekerja untuk perusahaan ice cream besar," kata Jose, "dan memutuskan dia bisa membuat rasa ice cream yang menarik."

Percobaan pertama adalah Alpukat. "Untuk mendapatkan rasa yang tepat membutuhkan kerja keras, karena alpukat sangat kaya rasa," kata Jose. "Oliveira membuang sekitar 50 kg es krim untuk percobaan agar mendapatkan rasa yang sempurna."

Coromoto menjual sekitar 60 rasa setiap harinya, tetapi mengubah rasa ice cream sesuai dengan musim. Di samping rasa ice cream standar seperti coklat dan rum serta kismis , banyak pilihan rasa buah yang eksotik, seperti jambu, pepaya, mangga dan sejenis markisa.

Beberapa rasa lain yang termasuk dalam 860 jenis rasa ice cream yaitu: telur, makaroni keju dan sarden, merupakan contoh rasa ice cream yang aneh. Dan juga terdapat banyak nama rasa yang aneh seperti British Airways, Andean Kisses dan I'm Sorry, Darling. Salah satu dari rasa itu, diberi nama Viagra Hope, berwarna biru terang seperti pil Viagra.

Saya harus bertanya apa bahannya, dan bahan alami untuk membuat ice cream itu : Madu dan semuanya alami : madu dan serbuk bunga. "Orang yang berbeda menyukai sesuatu yang berbeda pula," kata manajer toko.

"Secara pribadi saya menyukai rasa buah tetapi banyak pembeli yang memilih rasa yang mengandung alkohol seperti Cointreau, cognac atau vodka-dan-nanas. Tentu saja, sebagai orang venezuela banyak sekali yang ditambah rum."

Ice cream daging
"Rasa ice cream apa yang spesial bagi toko itu?" tanya saya kepada Jose. Sambil tertawa, Jose mengatakan "pabellon criollo"- makanan tradisional Venezuela yang dibuat dari daging, nasi, pisang raja, keju dan kacang hitam, yang ditiru oleh Coromoto untuk rasa ice cream.

Jose mengambilkan satu sendok ice cream dari tiap rasa- dan rasanya benar-benar seperti ice cream daging yang dijual di Coromoto.

Sumber : krisman - republika.co.id

Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa

Jumat, 26 November 2010

Wine, anggur dan kanker

Wine - Pasien kanker yang akan menjalani terapi radiasi mungkin perlu menyesap minuman anggur (Wine) sebelum melakukan pengobatan tersebut. Sebab, berdasarkan penelitian pada wanita pengidap kanker payudara ditemukan bahwa meminum wine dapat membantu membatasi efek racun akibat radiasi pada kulit.

Diketahui, beberapa komponen wine dapat melindungi dari efek berbahaya radiasi. Komponen-komponen ini mencakup polifenol dan tanin.

Dalam penelitian ini, Dr Gabriella Macchia, dari Catholic University, Campobasso, Italia, dan rekannya meneliti efek perlindungan dari konsumsi wine terhadap 348 wanita yang menjalani terapi radiasi setelah melakukan operasi kanker payudara. Risiko menderita efek racun akibat radiasi ternyata mencapai 38,4 persen pada mereka tidak meminum wine, sebesar 31,8 persen pada wanita yang minum setengah gelas setiap hari, dan 13,6 persen pada peminum satu gelas wine tiap hari, serta 35 persen pada mereka yang minum dua gelas setiap harinya.

Peneliti menemukan bahwa wanita yang minum hanya satu gelas wine sehari memiliki risiko jauh lebih rendah menderita efek terapi radiasi. Secara khusus, risiko mereka terkena racun kulit akibat radiasi sekitar 75 persen lebih sedikit daripada yang tidak minum.

Sumber : liputan6.com - klipberita.com

Lihat juga:
Dim Sum

Kamis, 25 November 2010

Toko Oen

Ice cream - Menyebut tempat wisata kuliner Kota Semarang, pastilah Toko Oen yang berada di jalan Pemuda menjadi restoran paling awal disebutkan. Toko yang sudah bertahan tiga generasi itu, dengan khas menyajikan menu-menu andalannya yang bahan maupun rasa terjaga secara turun temurun dan diyakini rasanya tidak pernah berubah dari dulu.

Toko Oen Semarang berdiri sejak tahun 1933, saat ini pemiliknya Yenni Kalalo merupakan generasi ketiga dari toko tersebut. Konsep restoran satu ini pun khas, dengan bangunan kunonya. Kalaupun ada penyegaran pada interiornya saja.

Toko Oen bagaikan ikon Semarang, setiap wisatawan khususnya dari Belanda yang berkunjung ke Semarang selalu mampir sejenak ke toko ini.

Saat ini Toko Oen bukan lagi identik dengan orang tua, saat kami datang dan ingin menikmati makanan di restoran tersebut ada beberapa anak muda datang di restoran yang didirikan oleh Liem Gien Nio, istri dari Oen Tjoen Hok itu.

Kebanyakan anak muda ini datang menikmati berbagai Ice cream yang ada di Toko Oen, menurut Antok Liem pengurus Toko Oen es krim yang paling banyak digemari Ice cream Oen Simphony dan Tutty Fruity.

Kedua Ice cream ini disajikan dengan bentuk yang sangat unik, untuk Oen Simphony ada permainan warna dalam penyajiannya dari Ice cream rasa coklat yang ditaruh paling bawah, ditingkat selanjutnya ada Ice cream rasa vanila, serta tidak ketinggalan roti lidah kucing.

Yang lebih menarik lagi ternyata resep pembuatan Ice cream ini sama dengan saat Toko Oen berdiri, Antok mengungkapkan resep yang dibuat sejak generasi pertama itu sengaja dipertahankan untuk menjaga rasa Ice cream tersebut.

"Dulu pernah diuji coba untuk beberapa bahan pembuat Ice cream dikurangi, ternyata rasa yang dihasilkan sangat berbeda. Sehingga sampai saat ini oleh generasi penerus Toko Oen tetap menggunakan resep Ice cream yang lama tanpa mengurangi sedikitpun komposisi bahan pembuatnya," ungkap Antok.

Resep Ice cream yang telah bertahan puluhan tahun itu ternyata memang sangat nikmat, Ice cream nya lumer dan lembut dimulut. Untuk rasa dari eIce cream itu sendiri sangatlah nikmat, tentunya Ice cream Oen Simphony seharga Rp 17.500 itu tidaklah mahal dan sepadan dengan rasa Ice cream itu sendiri.

Antok menambahkan menikmati Ice cream di Toko Oen sangatlah nikmat kalau diselingi nyemil beberapa roti khas buatan TOKO Oen seperti kaastengel (kue keju kering) dan kattetonge (kue lidah kucing). (Wisanggeni/CN13)

Sumber : suaramerdeka.com

Lihat juga:
Sushi
Hanamasa

Let's Eat Sate Kilogram

One of the recipes are typical Indonesian Sate. Varias ¡Satay recipe menu is not only based on local characteristics, but adapula Sate renowned for its distinctiveness how its sales, such as the Sate kilogram. One of the favorites is Sate kilogram SMS in the number Cibubur, East Jakarta. Before burning, Sate first ordered to be weighed according to customer demand. What's typical?

You who claim to have heard sateholic PSK. ¡Sin prostitutes in a negative connotation but not in the stands dar ¡Enthusiasts Sate kilogram. Cuisine type ¡ni is being loved in the community. Therefore ¡tu, no wonder if now many pop restaurants that offer services kilogram in selling his Sate recipe menu. One restaurant that adheres to the system are Sate kilogram SMS. Restaurant located at Jalan Alternative Cibubur, East Jakarta ¡ni very easy to find. Large signboard tertihat dar ¡distance of 100 meters. "Before we open near City Legend, Cibubur but Because of her contract expired, we finally moved. Incidentally currently own property, "said Lina, deputy manager of Sate kilogram SMS.

Sate Sate kilogram SMS takes flavor to the menu-style recipes Sate Tegal Goat and Other recipes to the menu such as prescription Tongseng Tongseng Goat and Chicken recipe using spices Solo-style recipes.

"The restaurant is a blend of cuisine Tegal and Solo", said Lina. Dar ¡kilogram Sate building designs also have a typical SMS. Ornaments and knick-knacks hut village typical combined-matching to be an attractive decoration. Historically, satay stall kilogram Ujang pioneered by Nasir, a resident of Babakan, Madang, Bogor, West Java. Called satay kilogram, because buyers do not buy tu ¡sate based jumiah satenya prick, but how much weight kilo.

Source: lintasberita.com

See also:
Steak
Dim Sum

Business Soto promising

If this type of cuisine on the list of my favorites. Soto that formula is not too excited, but was able to arouse my appetite. Understandably, I am not among those who like to eat, his appetite is less, so very often forget to eat. The main factor is a smoker, coffee drinker, often stayed up late, rarely exercise, which ultimately increases stomach acid. Appetite is there when it was a little exercise to sweat. Abnormalities? possible.

When asked about favorite foods, then the burgers, pizza, and Sodara-sodaranya not included in the list. I tend to be more pleased with the local cuisine, such as food waste, warteg, tamarind, tamarind jakarta, and the like. Instead of fanatics, idialis, or anti against foreign products, especially Americans, but indeed from the first did not like the food, besides of course the price is expensive indeed.

Soto, this dish also has some kind, there is chicken soup, beef soup, soto firstborn, and tripe soup. It was divided again with the names of areas, such as Soto Madura, Soto Kudus, Soto Betawi, Coto Makassar, and much more. To know more about the soup, can read the article from Mr. Mak Nyuss Bondan Winarno, the culinary king here.

Of the many kinds of soup, we can choose one type only, such as soto holy. But if you do not want to use the name of the region, could sell about chicken soup and beef soup. Usually the seller is only specialized in one kind only, choose chicken soup or beef soup. Both have rabid fans, but instead there is also a hobby, but due to health factors. As people do not want to eat tripe soup for fear of disease recurrence uratnya acid, and other reasons.

For the areas I used to enjoy jogja soto soto on klebengan, soto pak Marto, kadipiro soto, soto wait Kalasan, Bangkong soto, soto holy, chicken and beef soup front of the station monument.

For those who live dijogja, or at least once dijogja, if you could drop into soup can definitely klebengan story, how the atmosphere there. When asked the location, its place in the village, and people will not think there is a seller selling soup, that every day could sell several hundred servings, and how many thousands of fried tempe (mendoan), not to mention the drink. Why be crowded? do not know exactly why it can be crowded. And when seen, there are no marketing at all. In fact, an outsider who market their products there.

Blog about soup recipe you can visit: Aneka Soto Nusantara

Source: bi.konblog.com

See also:
Burger King
Sour Sally

Bistik Lidah Menggoyang

Steak atau Bistik atau biefstuk merupakan salah satu hidangan kolonial yang kini masih dijadikan andalan banyak restoran. Sajian yang dipengaruhi kuliner Belanda ini memang dibuat dari lidah sapi. Lidah sapi dikupas dan direbus hingga benar-benar empuk.

Kalau ingin sedikit memanjakan diri dengan makanan istimewa siang ini, coba saja cicipi makanan gaya kolonial ini. Irisan lidah sapinya empuk gurih dengan siraman saus yang wangi. Ditambahkan kentang dan sayuran, jadilah makan siang yang lezat dan mantap!

Selanjutnya diberi bumbu bistik dengan saus Inggris, sedikit kecap manis, cengkih, pala dan merica. Karena itu rasanya sedikit manis dengan aroma rempah yang harum. Beberapa restoran menyajikan bistik lidah dengan brown sauce atau blackpepper sauce sehingga tampilan menjadi lebih modern.

Pelengkap bistik lidah adalah kentang goreng atau rebus, beberapa lembar daun selada dan setup sayuran. Karena itu seporsi bistik lidah bukan hanya akan membuat kenyang tetapi gizinya juga lengkap. Rasa gurih empuk lidah sapi akan mengelus lidah dengan balutan saus yang wangi. Hmm..benar-benar sedap!

Jika sudah siap menggoyang lidah dengan bistik lidah, segera saja pilih satu restoran di bawah ini.

RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Jakarta Pusat

Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan

RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No 28.
Jakarta Selatan

Rumah Makan Indo Belanda Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Telpon: 021-5396808

Kafe Star
Jl. Arteri Kedoya Raya No.20
Jakarta Barat

Dapur Babah
Jl. Veteran I /17-19
Jakarta Pusat
Telepon: 021-7060 2256; 021- 385 5653 (dev/Odi)

Sumber : Odilia Winneke-detikFood

Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Rabu, 24 November 2010

Dim Sum, Si Mungil Menggoda

Anda terburu-buru berangkat kerja dan tak sempat sarapan? Atau anda tipe yang tidak bisa makan karbohidrat di pagi hari? Kalau begitu, cobalah makan Dim Sum!

Dim sum adalah sejenis makanan camilan yang bergizi yang cukup untuk mengenyangkan perut anda. Tradisi Dim Sum berawal dari Kanton, Cina dimana Dim Sum selalu disajikan sebagai teman minum teh. Berawal dari kedai-kedai teh bagi para pengembara, Dim Sum selalu disajikan pada pagi hari sebagai bekal perjalanan mereka.

Pada perkembangannya sekarang, di beberapa negara seperti Hongkong, Dim Sum disajikan pada pagi hari sebagai hidangan sarapan dan biasanya hanya dijual hingga tengah hari saja. Menurut para ahli, Dim Sum sangatlah menyehatkan dan bergizi. Kini banyak orang yang memilih mengkonsumsi Dim Sum karena selain sehat juga praktis.

Dim sum memiliki beragam jenis, ada yang steamed Dim Sum (kukus) seperti bakpao, hakau (udang), cheong fun (dari tepung beras), siomai. Sedangkan yang goreng, antara lain lumpia udang, talas goreng, atau pangsit goreng.

Jika Anda ingin mencoba Dim Sum, sekedar sharing, berikut beberapa restoran Chinese yang memiliki macam-macam dim sum yang menurut Saya patut dicoba:

1. Samudera Restoran
Berbagai macam dim sum tersedia disini. Samudera selalu ramai dikunjungi jika weekend tiba sehingga Anda harus rela mengantri untuk dapat menikmati menu di sini. Menu rekomendasi: cheong fun dan siomai ayam.

2. Huang Ting Restoran
Restoran Chinese food ini juga punya banyak variasi dim sum. Saat weekend, koleksi dim sumnya lebih lengkap dari hari-hari biasa. Menu rekomendasinya: pangsit udang mayonaise dan siomai.

3. Ta Wan Restaurant
Walaupun variasi menu dim sum di sini cenderung sedikit, lumpia udang dari Ta Wan tetap patut dicoba! Selain itu, restoran ini juga terkenal dengan variasi buburnya yang tak kalah menggoda.

4. Daniang Dumpling
Yang unik dari restoran ini adalah penyajian dapurnya di depan sehingga bisa terlihat semua makanannya fresh langsung dimasak oleh sang koki. Menu yang saya rekomendasikan adalah Xiao lung bao, yaitu pangsit yang berbentuk bao, dalamnya berisi daging dan berkuah. Selain itu Anda juga bisa mencoba Sui Kiau, yaitu pangsit kukus yang berisi daging maupun sayuran.

5. Din Tai Fung
Menu yang paling populer dari Din Tai Fung adalah Xiao Lung Bao (sejenis adonan tepung yang berisi daging) dan bubur. Walaupun harganya relatif mahal, namun bagi anda yang menggemari Xiao Lung Bao, di sinilah tempat yang paling enak.

Ngomongin Dim Sum, perut Saya tiba-tiba jadi keroncongan. Hmm...Apakah Anda juga mulai tergoda oleh si mungil?

Sumber : viola kurniawati-urbanesia.com

Lihat juga:
Hanamasa
Sushi

Sate Torpedo

Sate - Surya Saputra didaulat sebagai pemandu acara 'Berkorban Sepenuh Hati Bersama Bango' di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia mendapat pengalaman baru saat mencicip Sate torpedo.

"Rasanya enak tapi kalo disuruh milih, aku lebih suka sate daging daripada torpedo," kata Surya saat ditemui di sela-sela acara, Jumat, 27 November 2009.

Sate torpedo merupakan masakan yang diolah dari organ kelamin sapi atau kambing. Mitosnya, sate torpedo berkhasiat sebagai obat kuat laki-laki atau meningkatkan gairah seksual. "Efeknya berbahaya, tapi itu mitos ajalah," ujarnya.

Meski tak terlalu menyukai rasanya, Surya tak kapok untuk mencobanya lagi. Alasannya, sate torpedo merupakan salah satu menu khas yang disajikan dalam kuliner Indonesia. "Karena termasuk melestarikan," ujarnya.

Sumber : Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati- showbiz.vivanews.com

Lihat juga:
Sour Sally
Burger King

Ice cream semakin beragam

Setahun belakangan ini, memilih Ice cream terasa lebih membingungkan. Bingung karena kian beragamnya rasa yang ditawarkan. Belum lagi segala 'aksesori' tambahan yang bisa dicampurkan di dalamnya.

Perkembangan kuliner Ice cream ke bentuk yang kian 'rumit' ini paling mudah dilihat di pusat belanja. Restoran dan usaha Ice cream rumahan pun ikut berimprovisasi.

Jika sudah begini, tidak ada jalan lain mengetahui kehebatan perkembangan kuliner Ice cream selain jajal langsung. Selain itu, penampilan Ice cream yang kian 'rumit' menantang indera pengecap.

Salah satu yang menarik dicoba ialah cold stone creamery. Ice cream asal Arizona, AS, ini ada di beberapa pusat belanja wilayah Jakarta Selatan.

Dari gambar di gerai sudah bisa dilihat es krimnya masuk kategori 'rumit' tadi. Es krim itu membumbung dalam cup dari wafle kering bergelombang hingga seperti gunung api meletus.

Namun muntahan batu berganti dengan cokelat, kacang, bahkan ada pisang, crackers, dan bongkahan cake cokelat. Ada 21 macam rasa Ice cream dan 43 campuran (mix-in) lainnya yang disediakan.

Jika belum berani eksplorasi, memilih signature ice cream merupakan cara aman mendapat kreasi yang lezat. Salah satu andalan gerai itu ialah chocolate devotion yakni Ice cream cokelat dicampur butiran cokelat dan brownies. Sensasi di lidah setara kelihatannya. Meski berpori-pori, es krim terasa lembut. Kekentalannya menunjukkan tingginya kadar susu.

Campuran butiran cokelat membuat makanan ini terasa ramai di mulut. Mungkin agak sedikit merepotkan karena beberapa cokelat lengket di gigi. Meski begitu manisnya tetap pas, itu mungkin karena es krim dasar yang tidak terlalu manis.

Es krim gaya campur ini juga sudah masuk buffe hotel. Hotel Shangri-La salah satunya. Meski tidak seberagam di gerai, cokelat dalam bentuk biskuit, batangan, silinder, atau stroberi juga tersedia. "Karena intinya adalah berkreasi sesukamu. Itu yang buat orang suka es krim ini. Meskipun tidak enak, tetap suka karena kreasi sendiri," kata Executive Pastry Chef Shangri-La, Guillaume Bonnety.

Pria asal Prancis itu menilai es krim vanila menjadi dasar terbaik untuk pencampuran. "Karena tidak terlalu manis," kata Bonnety yang menyebut gaya es krim itu sebagai tepanyaki, mengacu pada meja tempat pencampuran es krim.

Meja ini pula yang jadi atraksi tambahan es krim ini. Di atas meja granit berpendingin yang mirip dengan meja pengolahan tepanyaki itu, es krim dicampurkan, dicacah, hingga dimampatkan lagi. Meski begitu, es krim tidak mencair.

Es krim Italia- gelato (jamak-gelati) juga makin banyak ditemui di Indonesia. Es krim ini mengandung buah-buahan dan kadar susunya rendah lemak.

Dengan begitu, gelati terasa lebih ringan daripada es krim biasa. Alessandro Santi, chef Italia di Shangri-La, mengatakan gelati berfungsi mencuci rasa makanan sebelumnya dan memberikan rasa segar setelahnya.

Sumber :Dok.mi/OL-5 - Bintang Krisanti - Media Indonesia

Lihat juga:
Soto
Wine

Selasa, 23 November 2010

Fusion Sushi Harga Mahasiswa

Penggemar Sushi akan melakukan apa saja untuk mendapatkan makanan favoritnya. Bahkan kalau diperlukan, antre dan membayar mahal pun tidak keberatan. Tapi untuk yang satu ini dijamin Anda tidak perlu antre. Harganya pun sangat terjangkau. Maklum, harga mahasiswa.

Sushi World layak menjadi salah satu tempat pilihan yang pas bagi penyuka sushi. Di restoran ini pengunjung bisa mencicipi aneka fusion sushi yang sedang digandrungi oleh kaum muda. Fusion sushi ini memiliki cita rasa yang beda, karena sudah mengalami sedikit perubahan, dengan cara memadukan bahan-bahan yang ada.

Pada dasarnya sushi merupakan makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi.

Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan yang disebut gyosho, yakni membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas sake.

"Kalau fusion sushi ditambah dengan bahan baru seperti mayones, alpukat, mangga, timun, bahkan cabai rawit. Sushinya pun bisa digoreng," ujar Rahandari (23) alias Riri, salah satu pemilik Sushi World.

Aneka ragam sushi disajikan dengan tampilan yang sangat menarik dan menggugah selera. Salah satu andalannya dragon roll. Dalamnya diisi dengan udang yang digoreng dan mayones lalu ditaburi dengan tepung tempura dan diberi alpukat di atasnya. Menu ini juga termasuk populer di banyak restoran sushi lainnya.

Meski dari segi jenis sama, namun dari isi dan penyajiannya dibuat berbeda. Paling penting, harganya bisa separuh dari harga restoran sushi ternama. Dragon roll ini dipatok dengan harga Rp 35.000.

Riri juga menyarankan untuk mencoba volcano. Sushi ini dilumuri saus merah lezat yang terbuat dari baby octopus dan saus mayo. Dalam gulungan sushi diisi dengan daging kepiting, mayones, dan alpukat. Bagi yang suka dengan rasa pedas, disarankan untuk berani mencoba kalimantan. Sushi ini berisi ikan sisamo, mayones, selada air, dan cabai rawit.

"Tak jarang juga ada konsumen yang memberi masukan kepada kami untuk dibuatkan jenis sushi tertentu yang pernah dicobanya di restoran lain. Kalau sekiranya cocok, tidak tertutup kemungkinan dimasukkan ke dalam daftar menu," ujar Riri lagi.

Ada pula jenis sushi yang disebut dengan gunkan, yakni nasi yang digulung lalu diberi topping ikan mentah, telur ikan atau belut di atasnya, dan dibungkus dengan nori sekelilingnya. Jenis lain adalah nigiri sushi, yakni sushi yang di atasnya diberi irisan ikan kemudian diikat dengan nori.

Sebagai teman makan sushi, paling klop dipadukan dengan wasabi. Sambal khas Jepang itu memang unik. Pasalnya, bahan sambal bukan dari cabai yang biasa kita makan, melainkan terbuat dari lobak Jepang yang apabila dicicipi akan muncul rasa pedas yang cukup menyengat di hidung.

Pengunjung yang tidak tahan rasa pedasnya bisa mencampur wasabi dengan shoyu, yaitu sejenis kecap jepang yang rasanya asin dan manis. Dilengkapi pula dengan gari, sejenis jahe berwarna merah muda.

Sebagai informasi, sushi dengan ikan yang telah melalui proses masak justru bernilai gizi baik, rendah kalori, dan rendah lemak. Sushi salmon mengandung vitamin D, dan bahan ketan pada sushi memberikan karbohidrat yang baik untuk tenaga.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr Iain Brownlee dari University of Newscastle, sushi juga populer sebagai makanan penurun berat badan.

Elemen yang memberikan manfaat tersebut adalah nori, rumput laut kering yang digunakan untuk membungkus sushi. Para peneliti Inggris mengatakan bahwa nori berpotensi mengurangi retensi lemak tubuh hingga 75 persen.

Sumber : wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com

Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum

Senin, 22 November 2010

Steak dari Negeri Paman Sam

Bistik atau Steak seolah-olah identik dengan negeri Paman Sam karena merupakan salah satu penghasil daging sapi yang berkualitas tinggi. Tak heran jika sederet jenis daging sapi diimpor dari sana seperti US T-Bone Streak, US Beef Ribs, US Tenderloin, US Sirloin dan sebagainya. Jenis-jenis inipula yang tersedia di restoran Steak Factory milik Kenneth Chen. Boleh jadi bisa dibilang sebagian orang beranggapan bistik berasal dari AS.
Padahal, konon awalnya tidak demikian. Daging sapi justru tidak populer sebagai bagian dari pilihan diet di AS sebelum Civil War. Menurut sebuah situs, sejarahnya daging sapi malah bukan asli dari AS. Justru yang memperkenalkan sapi ke dunia baru yaitu bangsa Spanyol ke Meksiko pada tahun 1540.

Kemudian, pada abad ke-18 Kolonial bangsa Spanyol dan Prancis mulai memelihara sapi. Sebagaimana jalur kereta api berkembang kala itu, mereka memanfaatkan kereta untuk mengangkut kawanan sapi dari San Antonio, Texas ke New Orleans. Tapi industri ini kemudian jatuh akibat musim dingin yang dahsyat ketika kawanan sapi lenyap hingga 90 persen.
Namun seiring dengan perkembangan zaman kala itu, produksi daging sapi kembali meningkat sejak tahun 1871. Bahkan setelah Perang Dunia II, daging sapi alias beef menjadi simbol kemakmuran bangsa Amerika.

Simbol ini akhirnya menjadi tenar ke seluruh penjuru dunia sekaligus memberikan inspirasi kepada juru-juru masak. Sehingga steak alias bistik pun berhasil menjadi menu andalan dapur. Resto-resto khusus bistik pun bermunculan. Agar bisa tampil beda dan mendulang keuntungan, masing-masing resto pun punya keunikan masing-masing dengan berbagai strateginya. Ini jugalah yang dilakukan oleh Steak Factory, buka di kawasan yang belum ada resto khusus bistik. Di samping itu tetap tidak melupakan cita rasa masakan Indonesia dalam membubui daging sapi impor. Melalui konsep yang low profile dan lokal, Steak Factory siap untuk merambah ke kota lain di masa mendatang.

”Yang namanya bangunan ruko itu tidak hanya ada di Jakarta saja melainkan di daerah pun demikian, berarti Steak Factory pun bisa buka di daerah lain juga,” begitulah harapan Chen dalam rencana berekspansi ke depan. Jualan boleh steak, tapi Steak Factory tetap tidak lupa dengan bumbu asli Indonesia!

Sumber : SH/sally piri - sinarharapan.co.id


Lihat juga :
Dim Sum
Wine

Burger King tidak lagi membeli minyak dari Sinar Mas

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) mengaku kecewa dengan keputusan Burger King untuk tak lagi membeli minyak sawit produksinya.

"Kami kecewa dengan keputusan tersebut dan akan terus memberikan pemahaman yang lebih baik kepada Burger King mengenai komitmen sustainability kami," jelas Smart dalam pernyataannya yang dikutip detikFinance, Jumat (3/9/2010).

Smart berharap Burger King tetap menjadi konsumen minyak sawitnya. Smart juga yakin keputusan Burger King itu tidak mewakili pandangan sebagian besar konsumennya.

"Kami berharap dapat menyambut mereka kembali sebagai konsumen dalam waktu dekat," jelas Smart.

Smart menyatakan, laporan verifikasi independen (IVEX) telah menyimpulkan SMART merupakan perusahaan yang bertanggung jawab dan beroperasi dalam Prosedur Operasional Standar yang ketat.

Seperti diketahui, Raksasa makanan cepat saji AS, Burger King memutuskan untuk tak lagi membeli minyak sawit dari Sinar Mas dan anak usahanya. Keputusan itu diambil setelah Greenpeace melakukan kampanye negatif terhadap Sinar Mas.

Burger King dalam pernyataannya menegaskan, hasil verifikasi oleh auditor independen terhadap unit usaha Sinar Mas yakni PT Smart Tbk menunjukkan aktivitas yang tidak konsisten dengan komitmen tanggung jawab korporasinya.

Keputusan Burger King ini juga diambil setelah keluarnya hasil Hasil verifikasi tim independen yang disusun oleh lembaga verifikasi Control Union Certification (CUC) dan BSI Group terhadap PT Sinar Mas Agro Research and Technology Tbk (Smart) dan induk perusahaan Smart yaitu Golden Agri Resources.

Sumber : qom/dnl - Nurul Qomariyah - detikFinance

Lihat juga:
Sate
Soto

Sang Pencetus Sour Sally

Usianya baru menginjak 27 tahun, tetapi usahanya bisa berekspansi dengan cepat. Dalam waktu satu setengah tahun, usaha yogurtnya berlabel Sour Sally sudah hadir di empat kota besar dengan puluhan gerai. Donny Pramono juga berniat menularkan gaya hidup sehat bersama yogurtnya itu di negeri tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

"Awalnya karena saya tertarik dengan yogurt sewaktu masih kuliah di Amerika, itu sudah jadi hal biasa. Dari situ saya lihat peluang, di Indonesia belum ada," ujar Donny saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. Jebolan akuntansi dan marketing itu mengaku sewaktu di AS dirinya sangat menyukai/rozen yogurt saat hang out bersama teman-temannya. Suatu kali, saat sang ibu berada di sana, dia juga menyuguhi yogurt. Dari sana sudah tercetus ide untuk menularkan kesukaan makan yogurt di Indonesia.

Mimpi menjadi pengusaha, mengikuti jejak ayahnya, membuat Donny mulai membangun ide kreatif. Memang tidak semudah yang dia bayangkan, dan untuk mewujudkan mimpinya itu butuh kerja keras. "Banyak yang sangsi kalau yogurt ini bisa menjadi makanan yang digemari di Indonesia. Tetapi saya tetap yakin, kalau suatu saat tidak hanya menjadi tren, juga sebagai gaya hidup," tutur Donny optimistis.

Pilihannya untuk bergerak di pasar yang dia buat sendiri bisa dibilang berhasil. Nama Sour Sally serta konsep dekorasi yang mere-maja menjadi favorit tongkrongan anak muda saat ini. Setidaknya itu terbukti dengan beberapa gerai yang menyebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Untuk kalangan menengah ke bawah, Donny juga membuat booth khusus.

Ditemui usai merilis produk terbarunya, Donny tampak begitu aktif dan agresif. Dirinya juga begitu lancar mengungkap sejumlah gagasan baru yang selalu menjadi inovasi, yang di matanya bakal menjadi lahan baru bersama Sour Sally.

Sumber : ral/L-3 - bataviase.co.id

Lihat juga :
Ice cream
Hanamasa

Perayaan Minum Wine di Jakarta

Sebuah perayaan minum Wine di Prancis bernama Beaujolais Nouveau, juga digelar di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta. Wine yang dinikmati merupakan wine baru (nouveau), di mana proses fermentasinya hanya sekitar enam hingga delapan minggu.

Pembuatannya bisa secepat itu karena ragi yang digunakan untuk fermentasi berbeda. Ragi ini juga membuat aroma unik pada wine, yaitu jadi beraroma pisang. Meski rasanya mirip dengan wine biasa, namun wine nouveau ini memiliki citarasa yang lebih segar.

"Wine ini memang dibuat untuk segera dinikmati dan harus segera habis. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama, aroma dan rasanya akan berbeda," kata Adrian Etienne, ahli wine dari Prancis, dalam acara pembukaan festival Beaujolais Nouveau, di Kelapa Gading, Jakarta.

Perayaan ini dilakukan setiap hari Kamis ketiga bulan November, setelah berakhirnya masa fermentasi anggur enam hingga delapan minggu. Anggur yang dinikmati bersamaan dengan keju dan menu khusus ini merupakan jenis anggur merah.

"Anggur yang diolah menjadi wine nouveau memang anggur khusus. Masyarakat daerah Beaujolais, Prancis mengembangkan wine yang lebih enak dinikmati justru ketika usia wine tidak terlalu lama atau kami biasanya menyebut wine muda," ujar Adrian menambahkan.

Ada juga menu khas yang biasanya juga disajikan dalam festival ini. Seperti, Angus Beef Chunk Roll Braised in Rich Red Wine Sauce dan Creamed Mash Potato. Lalu, tentu saja keju-keju khas Prancis yang sangat pas jika dinikmati bersama dengan wine. Aroma wine memang sangat segar, mirip pisang dan rasanya sangat unik.

Tentang Beaujolais Nouveau
Perayaan Beaujolais Nouveau adalah adaptasi dari tradisi di wilayah Beaujolais, Perancis. Wilayah tersebut merupakan daerah penghasil wine baru yang bisa langsung dinikmati setelah masa fermentasi. Buah anggur yang diolah menjadi wine dipetik langsung oleh tangan untuk menjaga kesegaran dan rasa otentiknya.

Perayaan kemudian dilakukan untuk menikmati wine tersebut dan dikenal dengan festival Beaujolais Nouveau. Di Prancis sendiri perayaan dilakukan tiap Kamis ketiga bulan November dan dikenal dengan slogan "Le Beaujolais Nouveau est arrive!"

Sumber : Petti Lubis, Mutia Nugraheni - kosmo.vivanews.com

Lihat juga :
Dim Sum
Hanamasa

Minggu, 21 November 2010

Macam Jenis Dim Sum di Oenpao

Sering aku lihat gerai Oenpao yang menyajikan masakan Dim Sum dan lainnya di beberapa lokasi di Jakarta ini namun belum sempat mencobanya. Sampai akhirnya aku ketahui tempat asal Kedai Oenpao ini pertama kali didirikan di pasar modern BSD (Bumi Serpong Damai).

Berhubung nama pasar modern BSD ini cukup ‘beken’ di kalangan teman-teman, maka kujejakkan kaki ke sana untuk menengok pasar ini. Setelah keliling, pilihan kuliner jatuh pada Kedai Oenpao ini.
Kedai yang paling rapi versi pasar yang pernah kulihat. Dari desain yang menarik tetapi tidak meninggalkan bangku dan meja panjang, ciri khas lokasi tempat makan yang mempunyai tempat terbatas.

Kami memesan siomay, hakau, ceker ayam, mie pangsit, mie ayam plus es teh tawar. Tidak ketinggalan cheese cake, tiramisu cake, ‘tape’ cake.
Sambil menunggu makanan kami cicipi kue-kue. Walaupun diberi mana dalam bahasa Inggris, rasa dan adonan tetap seperti kue-kue pasar Indonesia. Nilai 7 kuberikan untuk cemilan/jajan pasar ini.

Dimsum-pun datang. Rasanya biasa saja tetapi masih boleh dikatakan memenuhi kriteria dimsum. Dari tiga macam dimsum yang kami pesan, hakau yang paling aku suka.

Sampailah pada menu utama, mie ayam dan mie pangsit. Sayang cara memasaknya tidak standar. Yang satu terlalu lorok (terlampai matang) sehingga rasanya seperti karet. Sedang yang satunya oke. Aku ambil contoh yang tidak gagal saja ya. Secara rasa biasa saja. Yang terasa unik adalah mie-nya halus, biasanya orang menamakannya seperti mie hongkong. Nilai 6 kuberikan.

Untuk harga semangkok bakmi berkisar sekitar Rp. 18.000,- dan dimsum Rp. 6.000,- per porsi. Tentunya bukan harga yang murah untuk sebuah jajan pasar. Mungkin jika kita masuk gerai-gerai lain yang sudah ber-AC dan lebih nyaman untuk santai, hal itu bisa dimasukan untuk harga sebuah kenyamanan.

Jika aku suruh mencoba lagi. Hmmm…..ada mie dan dimsum yang lebih enak untuk harga yang sama. Yang patut diajungkan jempol adalah setelah lima tahun sebuah kedai dimsum dan mie di sebuah pasar akhirnya bisa menjadi gerai yang nyaman di gedung-gedung dan digemari oleh orang banyak.


Sumber : Melani - wikimu.com

Lihat juga :
Sushi
Steak

Ice cream di Bandung

Meskipun sore dan malam Bandung kerap diguyur hujan, matahari begitu semangat menyinari kota Bandung pada pagi dan siang harinya. Panas, terik, kering dan gerah. Begitu mendengar kata-kata tersebut pasti pikiran kita langsung tertuju kepada sesuatu yang dingin, segar dan meredakan dahaga. Ice cream! Satu nama yang akan terbersit dan pas kiranya memuaskan selera.

Sebagai surga kuliner, Bandung juga memiliki tempat-tempat yang menjual es krim yang jempolan dan patut dicicipi. Mari kita intip sedikit ulasan tentang beberapa tempat yang menjual Ice cream di bawah ini.

1. Ice cream tempo dulu
Nostalgia, klasik dan bernuansa “jadul” alias jaman dulu. Hal-hal ini menjadi daya tarik dari kedai-kedai Ice cream ini. Kebanyakan orang datang karena sensasi nostalgia seakan-akan menjadi mesin waktu yang membawa kita berkelana ke masa lalu. Rasa Ice cream - nya pun klasik, dibuat dari cita rasa dan resep asli nenek moyang daratan Eropa yang sudah turun temurun, menjadikan tempat-tempat ini terkenal. Kunjungi PT. Rasa di Jalan Tamblong, Sumber Hidangan serta Braga Permai di Jalan Braga, Cafe Milan yang terletak di Jalan Pelajar Pejuang, dan I Scream For Ice Cream di Jl. Hariangbanga (dekat Jl. Taman Sari). Ajak pula papa-mama dan opa-oma untuk bereuni ke masa kejayaan dahulu di sini. Bergaya vintage pun sah-sah saja jadi tambahan atribut berwisata kuliner Ice cream jadul ini.

2. Ice cream terobosan baru
Berbeda dengan tempat eskrim sebelumnya, Ice cream yang dihidangkan merupakan inovasi dengan ide-ide kreatif yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satu tempat yang menyajikan Ice cream aneh dan unik yang hanya dapat ditemukan di Kota Kembang ini adalah Sub7ero Frozen, yang terletak di Jl. Saturnus Tengah, komplek Margahayu Permai Bandung. Pilihan rasa tak biasa, seperti keju cheddar yang asin dan lada hitam yang pedas, menjadi andalan usaha Ice cream yang sukses menyebar dari mulut ke mulut ini. Satu kreasi unik lain adalah Ice cream goreng. Kedengarannya aneh karena namanya begitu kontradiktif. Namun, penganan ini sebenarnya adalah Ice cream yang penyajiannya dijepit di antara roti goreng. Renyah sekaligus menyegarkan, ditambah taburan kacang dan saus coklat yang membuat rasanya makin nendang. Kunjungi Cafe Tomat di Jl. Ir. H. Djuanda dekat Terminal Dago untuk mengulik rasa istimewa Ice cream goreng ini.

3. Ice cream tradisional
Ice cream khas Indonesia, dan lebih tepatnya khas Bandung. Salah satu contoh es krim tradisional ini adalah es lilin (atau ada juga yang menyebutnya es goyang karena pembuatannya digoyang di dalam gerobak). Es Lilin yang populer dapat dibeli di Jl. Cimandiri dan Jl. Lengkong Besar. Rasa tak kalah lezat dengan es krim modern, beserta harga murah meriah dan kenangan yang melekat erat akan mendorong penggemarnya untuk memburu ke setiap sudut kota Bandung.

Sumber : bandungreview.com

Lihat juga:
Sour Sally
Burger King

Sate Kere Pak Atien

Jangan berprasangka dulu dengan makanan satu ini. Kere memang salah satu kata dalam bahasa Jawa yang berarti miskin. Tapi bukan berarti Sate kere ini miskin rasa atau hanya diperuntukkan bagi orang miskin. Anda salah besar. Sate kere justru merupakan satu sate yang kaya rasa. Orang Jawa menyebutnya sugih rasa.

Jika berdomisili atau sedang mampir ke Solo, Anda bisa menemui sejumlah depot makanan yang menawarkan menu sate kere. Salah satunya di Pasar Legi, Kauman, Solo. Di depan gang II pasar tersebut, ada sebuah gerobak milik pak Atien yang sudah menjajakan sate kere sejak 10 tahun lalu.

Pak Atien, yang membuka gerobaknya sejak pukul 12.00 WIB sampai sore hari, tampak begitu menguasai mengenai seluk beluk sate kere. Maklum, ia sudah berdagang selama 10 tahun. Terlebih usahanya merupakan terusan dari mertuanya yang sudah lebih 20 tahun berdagang di tempat itu.

Sate kere yang ditawarkan Pak Atien adalah sate daging tetelan, babat, hingga kulit sapi atau kikil. Meski demikian, yang paling khas di sini adalah tempe kedelai dan tempe gembus. Ini adalah tempe yang terbuat dari ampas kedelai sisa pembuatan tahu.

Semua bahan sate kere ini dipotong terlebih dahulu dengan ukuran memanjang 5 x 10 sentimeter dan ditusuk dengan tusukan kayu. Sebelum ditusuk untuk dipanggang, bahan sate kere direbus sekitar dua jam bersama bumbu bacem agar meresap, terutama buat kulit sapi, kikil dan babat sehingga terasa empuk saat digigit. Bahan yang direbus bumbu ini kemudian diangkat dan direndam kembali dengan bumbu baru. Saat kita pesan, bahan baru dibakar selayaknya sate, dan dihidangkan dalam pincuk daun pisang.

Bumbunya sendiri mirip dengan bumbu pecel. Hanya saja, bumbu sate kere lebih terasa kencur dan cabe rawitnya, serta lebih encer. Wangi jeruk purut juga menambah selera saat kita mengunyah potongan-potongan sate.

Harga yang ditawarkan Pak Atien cukup beragam. Untuk sate daging tetelan, Atien memberi harga Rp 1.000 pertusuk. Sementara untuk kikil dan babat hanya Rp 750 dan untuk tempe gembus serta tempe kedelai dipatok Rp 500 pertusuk. Sebagai peneman sate lontong yang berfungsi sebagai asupan karbohidratnya, ia menjualnya seharga Rp 1000 berbungkus.

Kini tidak alasan buat Anda untuk tidak mencicipi sate kere yang sugih rasa ini toh.

Sumber : Dewi Suspaningrum - Wisataloka

Lihat juga :
Soto
Hanamasa

Selasa, 16 November 2010

Lezatnya Wine dari Chile

Pada bulan Maret tahun ini saya meninjau beberapa Carmenere Wine dari Chile dan meskipun mereka tidak terlalu buruk, mereka masih tidak anggur saya pribadi akan memesan saat makan di luar atau bahkan membeli sebagai anggur meja sehari-hari. Itu membuat saya masih mencari beberapa anggur Chili untuk ditambahkan ke daftar favorit saya yang sedang tumbuh. Sekarang, berkat Banfi Vintners, saya telah menambahkan tiga anggur merah sangat bagus dari Emiliana Vineyards dari Valle del Maipo, Chili.

Beberapa minggu yang lalu saya menerima tiga anggur merah, sebuah Carmenere Eco-Saldo, Merlot dan Cabernet Sauvignon. Yang pertama dibuka adalah Carmenere, campuran 85% Carmenere dan 15% Cabernet Sauvignon. Sudah waktunya untuk mencoba lagi sebagai putri saya Pam hanya digunakan terakhir saya Banfi Chianti Reserva untuk membuat saus tomat khusus untuk makan malam kami hari Minggu. Saus ini dibuat dari sisa tomat yang digunakan untuk membuat pasta. Shirley hanya sekitar 12 kemasan kaleng pasta tomat yang meninggalkan cukup untuk beberapa galon jus tomat dan sebuah pot penuh juicy pulp untuk saus. bahan utama tambahan Pam adalah marjoram. Dia juga menambahkan bakso yang terbuat dari tanah dan bakso kalkun Italia dibuat dari daging sapi, babi dan sapi. Aku membuka Carmenere untuk hanya seteguk sore, tapi setelah beberapa menelan aku tahu aku akan terus satu ini di meja untuk makan malam.

Aroma cherry dan plum dengan petunjuk dari coklat dan bukan sebagai smokey sebagai Carmeneres sebelumnya ditinjau adalah menyenangkan. Eco-Saldo itu halus, seimbang dan selesai panjang dengan sedikit merica. Hal ini luar biasa besar dengan saus dan bakso Italia. Carmenere ini adalah hit dan sekarang menjadi favorit baru di daftar saya.

Beberapa malam kemudian dengan makan daging babi, kentang dicambuk dan sauerkraut saya membuka Merlot, campuran Merlot 89% dan 11% Syrah. Sekali lagi aroma yang sangat bagus. Banyak aroma berry dengan beberapa lada cengkeh atau hijau dan sedikit vanili yang mengarah ke bumbu halus penuh rasa dan halus sangat panjang. Excellent pasangan dengan daging babi, tetapi tidak begitu banyak dengan kraut, tapi sekali lagi saya belum menemukan anggur saya suka dengan kraut. Saya juga memiliki beberapa meninggalkan aku menuangkan malam berikutnya setelah bekerja dan menemukan hal yang akan fantastis. Pasti anggur Chili terbaik yang saya harus tanggal.

Akhirnya, minggu ini, setelah bekerja, saya membuka Sauvignon Cabernet, campuran 85% Cabernet Sauvignon dan 15% Syrah. Ini tidak dibuka untuk makanan, tetapi hanya untuk menikmati saat aku angin turun dari hari di tempat kerja. Saya memang memiliki semangkuk krim coklat 'fat free' es bersama dengan anggur yang merupakan pertandingan bagus.
Aroma yang sangat khas Cab / buah Sauv gelap, plum, beberapa lada dan cengkeh dengan sentuhan kayu ek. Itu adalah anggur yang baik dengan harga yang baik ($ 9), tetapi tidak sebanding dengan apa yang saya temukan di California atau Perancis Cab Sauv / 's. Masih itu adalah anggur yang bagus untuk menghirup dan aku tidak akan melawan mencoba dengan daging sapi panggang atau sup daging sapi.
Eco-Saldo adalah kumpulan berkualitas tinggi, anggur berkelanjutan bertani diciptakan untuk kenikmatan sehari-hari santai.

Sehat anggur, kebun-kebun anggur yang indah penuh dengan kehidupan, kemasan bijaksana dan ramah etos bumi adalah sumber inspirasi di balik Eco-Saldo dari Emilian, sumber terbesar dunia real tumbuh anggur organik. Semua anggur Eco-Saldo berasal dari kebun-kebun anggur bertani lestari dalam transisi untuk status organik penuh. pestisida sintetik dan herbisida yang dihindari mendukung solusi alami yang memberi inspirasi hidup dan keanekaragaman hayati.

Eco-Saldo anggur yang tersedia di pasar metropolitan besar di seluruh Amerika Serikat dan diproyeksikan untuk eceran untuk $ terjangkau 9 botol. (Mengapa blog anggur)

Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Senin, 15 November 2010

Ice cream memperngaruhi Kesuburan?

Di balik kelezatan Ice cream ada sebuah dampak buruk yang mungkin belum banyak orang tahu, yakni mengurangi kesuburan. Ah, masa sih? Meski agak sulit dipercaya, namun sebuah penelitian yang dibuat oleh peneliti dari Nurses Health Study Harvard School of Public Health, AS, ini menyebutkan bahwa terlalu banyak Ice cream dan produk makanan lain yang mengandung susu bisa meningkatkan risiko infertil.

Menurut para peneliti tersebut, perempuan yang mengonsumsi dua atau lebih makanan yang mengandung susu setiap hari, cenderung sulit hamil karena tidak adanya proses ovulasi. Sementara itu, mereka yang mengonsumsi makanan berlemak dan mengandung susu sekali tiap hari, hanya 27 persen yang mengalami masalah ini. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal European Human Reproduction minggu ini.

Namun para peneliti juga mengingatkan agar hasil riset ini jangan dipercaya seratus persen karena riset ini hanya didasarkan pada wawancara dengan responden perempuan, bukan riset ilmiah yang secara khusus meneliti Ice cream. “Inti dari publikasi hasil riset ini adalah agar perempuan tidak berlebihan mengkonsumsi Ice cream setiap harinya,” kata ketua peneliti, Dr Jorge Chavarro dari Harvard.

Hasil penelitian ini juga dipertanyakan oleh kalangan para peneliti sendiri. Menurut mereka, para periset itu tidak berhasil menemukan kaitan antara infertiliti dan produk olahan susu secara umum. “Berat badan yang terlalu ekstrem, baik itu terlalu kurus atau terlalu gemuk, yang akan meningkatkan risiko sulit hamil,” kata Dr.William Gibbons, presiden Society for Assisted Reproductive Technology. Menurutnya, makan berlebihan memang tak baik, tapi diet terlalu ketat juga sama buruknya untuk proses reproduksi. (indonesiaindonesia - doktersehat.com)

Lihat juga :
Sate
Sushi

Selling Soto, can buy House

Number of years married, his beloved wife did not agree Keman continue his profession. The reason, so the bus conductors often come home at night. In 1970, Keman choose selling Soto, while continuing his father's profession of selling soup in circumference. He often helped his father selling after dropping out of school. "I'm only up to grade 5 SR. The parents are not able to pay for school or buying clothes," recalled saying Keman, while his mother was a servant in the palace Solo.

Like his father, Keman also started with how to get around. From the rented house, he bear to Kampung Baluwarti angkring near Kraton of Solo. Every day, he departed at 07.00 and reached home at 10.00. "If the merchandise is still, I continue my wife assisted home sales. If in the morning, my wife is busy with school children."

Keman around until 1989. Finally Keman choose where selling at Jln. Veterans. "I no longer selling soup at noon. Experience teaches, trade buyers more night," continued Keman. Of course, not only because of factors soto night Keman interested buyers. He has a recipe telling. One of them, the smell of gravy soup was another.

KLIK - Detail What's the recipe? "I use a pot to cook it. It is so, must use firewood. Well, to be more steady, I still use beef. As a complement, I added bean sprouts, celery, and tomatoes," said Keman. This recipe was selling well.

"Now, every night I need 1.5 water pot. One pot containing approximately 2.5 bucket."

So his best-selling, business Keman far more successful than his father. He was able to save money and in 1990 he was able to buy land at a price of Rp 300 thousand per meter in Serengan. Several years later, she was able to build a house on land measuring 6 x 17 meters. "Very happy to have a house," continued Keman.

Keman imagine how hard it was when I was home the contract. "Back home should not be confused if his contract extended. I, right, must nyari another house. Anyway, it's quiet. More happy again, from the sale of soup, I can send my five children," explained Keman proud. (Nostalgia.tabloidnova.com)

See also:
Hanamasa
Steak

Semua Tentang Dim Sum

Munculnya sebenarnya Dim Sum sebagai prestasi kuliner berasal di Cina selatan dengan Kanton. Di Cina, dim sum dapat disajikan pada awal enam pagi, dan banyak orang bangun sepagi ini menjadi yang pertama dalam antrean untuk mencoba lezat memperlakukan yang mereka tawarkan. restoran Dim sum biasanya dekat pertengahan sore dan tidak membuka kembali untuk makan malam, seperti tradisi bertahun-tahun yang lalu. Gaya restoran dim sum sangat unik karena bukan hanya satu pelayan mengambil pesanan kami, pelayan gerobak dorong banyak dengan berbagai item dim sum di restoran, dan Anda mengambil dan memilih dari gerobak.

Asin dan makanan ringan seperti mai shu gurih, pangsit setiap rasa dibayangkan, dan bao Siu cha yang ditawarkan. mai Shu (harfiah "memasak dan menjual kue") dapat menjadi vegetarian atau dibuat dengan daging, dan mereka dibungkus dengan bungkus gyoza dan dikukus. Pangsit datang dalam daging babi, udang, kepiting, dan rasa sayuran, dan seringkali dibuat dengan bungkus, tepung beras tebal pangsit atau pembungkus gandum tembus pati.

Pangsit pembungkus ini tembus sangat sulit untuk memasak tepat, tapi rasa mereka bersama-sama dengan pangsit mengisi cukup memuaskan. bao Cha Siu adalah roti dengan daging babi Siu cha, daging babi panggang manis dan asin dimasak ke dalamnya. Untuk dessert, Anda dapat menikmati kue tar custard telur, mengobati krim dan lezat, puding mangga, bola biji wijen, atau buns kacang merah paste. Sebuah hidangan penutup Cina sangat lezat adalah hua dou fu, yang merupakan tahu lembut disajikan dalam rasa manis sup jahe. Untuk hidangan, lebih berani yang disebut "Phoenix cakar" juga disajikan di restoran dim sum. Ini adalah di kaki ayam aktualitas. Mereka goreng, rebus, dan kadang-kadang diasinkan dengan saus kacang hitam. Mereka sangat lembut, dan banyak orang menikmatinya sekali mereka melupakan faktor kejutan awal dari kaki ayam.

Kelezatan ini Asia telah menyebar melintasi Atlantik dan Pasifik Kelautan dan sekarang tersedia di berbagai negara di seluruh dunia. Ini adalah jenis makanan yang sangat populer di Amerika, di mana Amerika bisa mendapatkan rasa lezat dan keanehan dari masakan Cina. Hanya ingat untuk mendapatkan ke restoran lebih awal, karena mereka mendapatkan cepat sibuk! (Charles mekar - gang artikel)

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally

Chicken Sate from Madura

Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.

To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice.

Sate Madura usually made of chicken. Known as the island of Madura in addition to salt, also known by his Sate. Sate madura already famous throughout the archipelago, Sate Madura can be found in almost all regions, especially in large cities such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. It is said that in itself Sate Madura hard to find. But in addition to chicken as a main ingredient Sate also exist that use goat marked with the legs hanging behind the goat in rombong the seller Sate. Marinade is a mixture of finely ground bean paste and a little red onion. Roast it with fire of coconut shells that are burned first so-called coconut shell charcoal. It was tasty but dipantangkan to those that people with high cholesterol and acute gout.

Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.

To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice. (Wapedia.mobi)

See also:
Dim Sum
Hanamasa

Minggu, 14 November 2010

Chardonnay, White Wine

Chardonnay is the world's most popular White Wine grape, with over 300,000 acres planted, 100,000 in California alone. It’s homeland is the Burgundy region of France, where it produces sublime, complex table Wines (in Champagne and elsewhere it provides the base for many of the world’s best sparkling wines), but it also flourishes in California, Australia, New Zealand, Chile, Argentina and South Africa.

Chardonnay is a good-yielding variety that buds early in the season and also ripens relatively early, with its thin skin making it susceptible to rot from early rains. The best chardonnays come from cool climates like Burgundy or California’s Carneros District, but the variety also adapts well to warmer regions like Australia. Chardonnay ripens easily and produces medium-to-full-bodied wines with rich apple, citrus, and tropical fruit aromas and flavors. Although it can be vinified as a crisp, fruity quaffing wine, the best, most complex chardonnays, as in Burgundy, are fermented in small oak barrels and put through a secondary, malolactic fermentation, which imparts toasty, buttery characteristics to both the wine’s aroma and flavor.

Chardonnay is not an especially versatile food Wine and is best paired with simply prepared seafood and poultry dishes. (drinkwine)

See also :
Ice cream
Soto

Dim Sum untuk Brunch

Dim Sum, salah satu makanan Cina yang paling populer, terdiri dari berbagai macam tak terhitung dari masakan yang dikukus, kue, dan barang lainnya, yang analog dengan hors d'oeuvres, dengan hidangan panas dan dingin disajikan di semua restoran Prancis.

Secara harfiah berarti "untuk menyentuh hati Anda", Dim Sum makanan yang terbaik dikenal untuk kualitas mereka yang kaya dan harga yang kompetitif, dan biasanya dinikmati oleh masyarakat sebagai brunch favorit mereka. Tradisi Cina Dim Sum diperkenalkan ke Negara-negara Barat di abad ke-19 oleh imigran Cina dari daerah Canton. Bahkan, itu adalah Dim Sum Cina yang diperkirakan telah mengilhami gagasan seluruh 'brunch', makan besar pagi pertengahan sering dikaitkan dengan minum teh.

Makanan yang biasanya disajikan sebagai bagian dari makan siang dim sum khas baik-digoreng atau dikukus. Makanan lezat goreng termasuk Wu Gok, semacam omset talas, dan lumpia mini dari varietas yang berbeda. Kadang-kadang, makan siang dim sum juga mungkin mencakup barang khusus bibir-memukul, seperti pangsit udang dibungkus rumput laut dan ditutup dengan sesendok kaviar salmon!

Makanan lezat dikukus menjabat sebagai bagian dari dim sum Cina termasuk berbagai macam makanan, mulai dari iga babi dikukus dan Char Siu Bao, dikukus roti dengan daging babi panggang, untuk Har Gau, pangsit udang yang sangat lezat dengan kulit tembus. Selain hidangan ini dikukus atau goreng, makan siang dim sum juga termasuk makanan penutup dan teh hijau. Untuk dessert, custard tart telur biasanya dilayani, tetapi jika Anda beruntung, Anda mungkin memiliki pilihan antara mangga dan puding almond.

Dim Sum masakan Cina biasanya bervariasi dari satu restoran yang lain. Masakan Cina lain yang sering dimasukkan dalam makan siang dim sum di beberapa restoran Cina termasuk gulungan daun bawang bunga, juga disebut vegetarian dan non-vegetarian 'Hua Juan', pot-stiker, bola biji wijen, udang roti bakar, Shu Mai, iga, lumpia Kanton, Taro kroket, dan dikukus kaki Ayam. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengalami rasa dari masakan tradisional Cina, kunjungi restoran Cina terdekat dan mencoba makan siang lezat Dim Sum. (Chinatownconnection)

Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally

Varietas Sushi Maki

Maki mengacu pada setiap jenis Sushi yang dibuat di roll dengan nasi Sushi, panggang rumput laut nori, dan berbagai tambalan. The Kata maki berarti "roll", dan kebanyakan orang yang sudah makan Sushi telah dikonsumsi maki dalam beberapa bentuk atau lainnya. Beberapa bentuk maki, seperti uramaki, sangat kompleks, yang memerlukan perhatian koki terampil. Lain seperti temaki sangat mudah untuk membuat, dan sering dimakan di rumah dan di pertemuan sosial.


Maki Sushi datang dalam beberapa varietas, tergantung seberapa tebal gulungan dan bagaimana gulungan dibangun. Bentuk yang paling umum adalah gulungan hosomaki, atau tipis. gulungan tipis dibuat dengan membuat strip kecil beras Sushi dan bahan satu atau dua sepanjang satu sisi dari selembar nori dan kemudian menggulung itu erat untuk membentuk roll ramping. Hosomaki dipotong-potong kecil sebelum disajikan, dan biasanya disajikan di atas piring dengan beberapa jenis lain Sushi untuk kontras. Jenis hosomaki umum meliputi gulungan mentimun, gulungan wortel, dan roti tuna.

Tebal maki disebut futomaki, yang berarti Futomaki biasanya dibuat dengan bahan beberapa "roll gemuk.", Dan dapat setengah inci sebanyak satu dan satu (empat cm) di diameter. Futomaki sering dibuat vegetarian, dan umumnya termasuk bahan seperti kecambah, telur goreng, dan lobak lobak. Biasanya futomaki dipotong sebelum disajikan, meskipun juga disajikan dalam bentuk gulungan keseluruhan di beberapa festival tradisional.

Uramaki adalah roll ke luar, yang berarti bahwa beras Sushi ada di luar. Uramaki dibuat oleh layering sepotong nori dengan nasi Sushi dan kemudian membalik itu ke garis tepi bawah sisi lain dengan bahan. Kemudian maki itu yang digulung, dan biasanya dicelupkan ke dalam hiasan seperti benih ikan roe atau wijen. Uramaki sebenarnya lebih umum di luar Jepang, dan termasuk Sushi terkenal seperti California dan roti Philadelphia. (WiseGeek)

Lihat juga:
Burger King
Steak

Jumat, 12 November 2010

Champagne : France Wine

'Champagne' produces world's most loved Wine - the 'champagne' of course! Most wines from this region are called as 'champagnes' by the European Union law. Let's get a bit deep into this beautiful region of France.

Champagne is a historic region of the northern administrative province of France. It is the best-known wine region around 160 kilometers from Paris, the capital of France. The Champagne administrative region is divided into five districts, namely - Vallée de la Marne, Montagne de Reims, Côte de Sézanne, Aube and Côte des Blancs, with Reims and Épernay being the main commercial segments of the region. All these regions, including around 14,000 grape growers in 300 villages, produce the world's finest, rich and sparkling white wine, which is France's greatest export.

This region has 3% of the total vine planted area. The credit of the smooth, light and fine wine goes to the texture of the soil as well. When the ocean structure changed about 70 million years back, it deposited the chalk subsoil behind it and after 60 million years, disastrous earthquakes rocked the region leaving the belemnite fossils and the marine sediments. All this resulted into the very fertile belemnite chalk terrain. This type of soil absorbs the day heat and releases it during the night. The soil also has a great drainage quality.

The Champagne region is near Paris, the capital of France. It has always been used as a crossroad for both, military as well as trade route. The ongoing military conflicts made huge impact on this region. At the time of the Hundred Years' War, the region was completely devastated. The village of Hautvillers was completely destroyed during the war of religion, that took place between the Catholics and Huguenots. Again the Thirty Years War and the Fronde Civil War caused huge loss to the vineyards because the whole region was stampeded by the military troops. This cycle of wars and devastation was on until the reign of Louise XIV, which finally brought peace to France and eventually the vineyards too.

Champagne's reputation prospered in the late middle ages, when several poets and writers made the wine of this region popular. At one point of time, many popes and royal authorities like, Pope Leo X, Charles V of Spain, Mary Queen of Scots, Francis I of France and Henry VIII of England also couldn't resist buying a tract of their own. After a few years, wine was being exported. The first recorded wine export happened in the year 1518, when Thomas Cardinal Wolsey, the chancellor of Henry VIII exported it from Champagne to England. The wines of this region, sold in Paris under two categories - vins de la montagne (wine of the wooden mountain) and vins de la rivière (wine of the Marne river), were very high in price. There was a trade rivalry between the Champagne and the Burgundy wines. This competition, in the 15th century, made the vineyard owners to cultivate the Pinot Noir, but it couldn't outdo the richness and quality of the Burgundy wine. After giving it much thought, they decided to concentrate on white wine only.

The foundation of a Champagne house was laid in the late 16th century, when a vineyard owner Gosset produced and exported still wine by his own name in the year 1584. This concept was new to the other farmers and soon after, producers like Ruinart, Moët et Chandon, Veuve Clicquot, etc. came in the market and became successful wine producers. The total wine production was around 300,000 bottles a year in 1800 but as the technology advanced, a revolution happened. By the 19th century, the total production had reached upto 20 million bottles a year.

In the early 19th century, the administration of Champagne decided its viticultural boundaries and the five districts were formed. With a total area of around 76,000 acres of about 300 villages, there are more than 15000 vineyard owners who sell grapes for wine and 5000 owners who produce wine. There are plans to expand this region to 360 villages. All the districts produce grapes of different types and quality. This enhances the quality of the various Champagne houses and help them to maintain their own taste and style. There are three main types of grapes cultivated in the Champagne region, namely - Pinot Noir (found in Aube, Montagne and Reims region), Chardonnay (Cote des Blancs region) and Pinot Meunier (Vallee de la Marne region).

In 1942, the CIVC (Comité Interprofessionnel du Vin de Champagne) was formed. Its main objective was to protect the equality and the reputation of the Champagne. It worked as a market force and later decided the rules and regulations for the vineyard owners. Only Champagne region has the permission to avoid AOC, term of origin (Appellation d’origine contrôlée) from the label of the wine bottle.

From ancient times Champagne was popular among the rich people around the world, as a celebration drink. Now it is seen in various sports championships and other celebratory occasions like royal weddings; average people also use it on very special occasions like weddings and birthdays. So the demand of champagne is increasing day by day. Though sparkling wine is totally manipulating the trade market of the Champagne region, the other types like - non-sparkling still wines (Bouzy and Coteaux Champenois), rosé (in the region Rosé des Riceys), 'vin de liqueur' called as Ratafia de Champagne are produced here. The Pomace, which is a bi-product of the Champagne, is also produced here but it technically can't compete with the standards of champagne.

Since white wine is in huge demand as it makes more profit, the vineyard owners seem to concentrate more on it. So, on your next visit to France, don't forget to reserve some days for this beautiful birthplace of your favorite champagne! (Rutuja Jathar - buzzle)

See also:
Dim Sum
Hanamasa